Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Search Suggest

Pusat Data Dalil dan Tafsir Al Quran

Temukan berbagai referensi dalil dan tafsir teks Al Quran di sini yang akan membantu Anda berdialog.

Teologi Penciptaan

QS Hud (7) : 11
(Air sudah ada sebelum masuk penciptaan masa pertama dari enam masa penciptaan. Sebelum penciptaan dimulai, Arsy Allah di atas air)
Tafsir | Leksikon
wa huwalladzî khalaqas-samâwâti wal-ardla fî sittati ayyâmiw wa kâna ‘arsyuhû ‘alal-mâ'i liyabluwakum ayyukum aḫsanu ‘amalâ, wa la'ing qulta innakum mab‘ûtsûna mim ba‘dil-mauti layaqûlannalladzîna kafarû in hâdzâ illâ siḫrum mubîn

Dialah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa serta (sebelum itu) ʻArasy-Nya di atas air. (Penciptaan itu dilakukan) untuk menguji kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Sungguh, jika engkau (Nabi Muhammad) berkata, “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan setelah mati,” niscaya orang-orang kafir akan berkata, “Ini (Al-Qur’an) tidak lain kecuali sihir yang nyata.”

Penciptaan Manusia
QS Nuh (71) : 17-18 | Tafsir
wallâhu ambatakum minal-ardli nabâtâ tsumma yu‘îdukum fîhâ wa yukhrijukum ikhrâjâ
Allah benar-benar menciptakanmu dari tanah. Kemudian, dia akan mengembalikanmu ke dalamnya (tanah) dan mengeluarkanmu (pada hari Kiamat) dengan pasti.

QS Taha (20) : 55 | Tafsir
Minhā khalaqnākum wa fīhā nu‘īdukum wa minhā nukhrijukum tāratan ukhrā.
Darinya (tanah) itulah Kami menciptakanmu, kepadanyalah Kami akan mengembalikanmu dan dari sanalah Kami akan mengeluarkanmu pada waktu yang lain.

QS Al Anam (6) : 98 | Tafsir
wa huwalladzî ansya'akum min nafsiw wâḫidatin fa mustaqarruw wa mustauda‘, qad fashshalnal-âyâti liqaumiy yafqahûn
Dialah yang menciptakanmu dari diri yang satu (Adam), maka (bagimu) ada tempat menetap dan tempat menyimpan. Sungguh, Kami telah memerinci tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada kaum yang memahami.

Surat As Sajdah (32) ayat 5 - 9
5 Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. 6 Yang demikian itu, ialah Tuhan yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang. 7 Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan (khalq) manusia (al insani) dari tanah (tin), 8 kemudian Dia menjadikan (ja'ala) keturunannya (naslahụ) dari sari pati air yang hina (air mani). 9 Kemudian Dia menyempurnakannya (sawwā) dan meniupkan (nafakh) roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)nya dan Dia menjadikan (ja'ala) pendengaran, penglihatan dan hati bagimu, (tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.

Praeksistensi Keturunan Adam

Praeksistensi jiwa-jiwa keturunan Adam keluar dari Sulbi Adam (mohon baca tafsir Ibnu Katsir)
QS Al Araf (7) : 172 | Tafsir | Leksikon
wa idz akhadza rabbuka mim banî âdama min dhuhûrihim dzurriyyatahum wa asy-hadahum ‘alâ anfusihim, a lastu birabbikum, qâlû balâ syahidnâ, an taqûlû yaumal-qiyâmati innâ kunnâ ‘an hâdzâ ghâfilîn
(Ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari tulang punggung anak cucu Adam, keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksiannya terhadap diri mereka sendiri (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami melakukannya) agar pada hari Kiamat kamu (tidak) mengatakan, “Sesungguhnya kami lengah terhadap hal ini,”

QS Ali Imran (3) : 81 | Tafsir | Leksikon
wa idz akhadzallâhu mîtsâqan-nabiyyîna lamâ âtaitukum ming kitâbiw wa ḫikmatin tsumma jâ'akum rasûlum mushaddiqul limâ ma‘akum latu'minunna bihî wa latanshurunnah, qâla a aqrartum wa akhadztum ‘alâ dzâlikum ishrî, qâlû aqrarnâ, qâla fasy-hadû wa ana ma‘akum minasy-syâhidîn
(Ingatlah) ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, “Manakala Aku memberikan kitab dan hikmah kepadamu, lalu datang kepada kamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada pada kamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya.” Allah berfirman, “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian dengan-Ku atas yang demikian itu?” Mereka menjawab, “Kami mengakui.” Allah berfirman, “Kalau begitu, bersaksilah kamu (para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu.”

Perjalanan Praeksistensi Jiwa Manusia
QS Al Muminun (23) : 12-13 | Tafsir
wa laqad khalaqnal-insâna min sulâlatim min thîn tsumma ja‘alnâhu nuthfatan fî qarârim makîn
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari sari pati (yang berasal) dari tanah. Kemudian, Kami menjadikannya air mani di dalam tempat yang kukuh (rahim).

Berpindah dari Sulbi ke Rahim | Tafsir QS Asy Syuarra (26) : 219
Bahkan semua bapak moyang Rasulullah SAW (hingga ke Nabi Adam AS) selamat dari siksa neraka. Kita memutuskan bahwa mereka adalah orang-orang beriman tanpa tercederai oleh kekufuran, perbuatan keji, perilaku aib, dan perilaku buruk apapun yang lazim di zaman Jahiliyah. Pendapat ini didasarkan pada dalil naqli seperti firman Allah SWT dalam Surat As-Syu‘ara (26) ayat 219 yang berbunyi, ‘Dan ketika engkau bolak-balik dalam orang-orang yang sujud (sembahyang)’; dan sabda Rasulullah SAW ‘Aku senantiasa berpindah-pindah dari tulang-tulang sulbi yang murni ke rahim-rahim yang suci’, dan banyak hadits lain yang statusnya mutawatir,” (Lihat Syekh Ibrahim Al-Baijuri, Hasyiyah Tuhfatil Murid ala Jauharatit Tauhid, Indonesia, Daru Ihyail Kutubil Arabaiyah, tanpa tahun, halaman 19)

QS Al Haqqah (69) : 11
Jalalain - at the time of the Flood We carried you meaning your forefathers you being in their loins in the sailing vessel the ark which Noah built

19:58

Perjalanan menuju Soteriologi

Adam dan Keturunan Adam
Hadis riwayat Imam Tirmidzi (No. 3002)
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, “Tatkala Allah menciptakan Adam, Dia mengusap punggungnya, maka berjatuhanlah semua ruh yang bakal Dia ciptakan dari anak keturunannya sampai hari kiamat. Dan Dia letakkan di antara kedua mata setiap orang dari mereka seberkas cahaya, kemudian Dia tunjukkan kepada Adam. Adam pun bertanya, “Duhai Rabb-ku, siapakah mereka ini?” Allah berfirman, “Mereka ini adalah keturunanmu.” Lalu dia melihat salah seorang dari mereka yang cahaya di antara kedua matanya menakjubkannya, lantas ia berkata, “Duhai Rabb-ku, siapakah dia ini?” Kata Allah, “Dia salah seorang keturunanmu di kalangan umat belakangan, namanya Dawud.” Lalu ia berkata, “Duhai Rabb-ku, berapakah Engkau jadikan umurnya?” Kata Allah, “Enam puluh tahun.” Adam berkata, “Duhai Rabb-ku, tambahkanlah untuknya dari umurku sebanyak empat puluh tahun.” Ketika umur Adam telah habis, Malaikat Maut mendatanginya. Beliau pun berkata, “Bukankah usiaku ini masih tersisa empat puluh tahun lagi?” Malaikat berkata, “Bukankah telah engkau berikan untuk putramu Dawud?” Beliau (Rasulullah) besabda, "Adam melakukan pengingkaran, maka anak cucunya juga melakukan pengingkaran, Adam lupa, maka anak cucunya juga lupa, dan Adam bersalah, maka anak cucunya juga bersalah."

Dikembalikan ke tempat yang serendah-rendahnya
QS At Tin (95) : 4-5 | Tafsir
laqad khalaqnal-insâna fî aḫsani taqwîm tsumma radadnâhu asfala sâfilîn
sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian, Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,

Allah Menghukum Iblis (Azazil) beserta Keturunannya
QS Al Kahfi (18) : 50 | Tafsir
wa idz qulnâ lil-malâ'ikatisjudû li'âdama fa sajadû illâ iblîs, kâna minal-jinni fa fasaqa ‘an amri rabbih, a fa tattakhidzûnahû wa dzurriyyatahû auliyâ'a min dûnî wa hum lakum ‘aduww, bi'sa lidh-dhâlimîna badalâ
(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam!” Mereka pun sujud, tetapi Iblis (enggan). Dia termasuk (golongan) jin, kemudian dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai penolong selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Dia (Iblis) seburuk-buruk pengganti (Allah) bagi orang-orang zalim.
Siksa Kubur
QS Al Anam (6) : 93 | Tafsir | Leksikon
wa man adhlamu mim maniftarâ ‘alallâhi kadziban au qâla ûḫiya ilayya wa lam yûḫa ilaihi syai'uw wa mang qâla sa'unzilu mitsla mâ anzalallâh, walau tarâ idzidh-dhâlimûna fî ghamarâtil-mauti wal-malâ'ikatu bâsithû aidîhim, akhrijû anfusakum, al-yauma tujzauna ‘adzâbal-hûni bimâ kuntum taqûlûna ‘alallâhi ghairal-ḫaqqi wa kuntum ‘an âyâtihî tastakbirûn
Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau yang berkata, “Telah diwahyukan kepadaku,” padahal tidak diwahyukan sesuatu pun kepadanya dan orang yang berkata, “Aku akan mendatangkan seperti yang diturunkan Allah.” Seandainya saja engkau melihat pada waktu orang-orang zalim itu (berada) dalam kesakitan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya (sembari berkata), “Keluarkanlah nyawamu!” Pada hari ini kamu akan dibalas dengan azab yang sangat menghinakan karena kamu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya.

Timbangan Amal Pahala dan Dosa
QS Al Araf (7) : 8-9 | Tafsir
wal-waznu yauma'idzinil-ḫaqq, fa man tsaqulat mawâzînuhû fa ulâ'ika humul-mufliḫûn wa man khaffat mawâzînuhû fa ulâ'ikalladzîna khasirû anfusahum bimâ kânû bi'âyâtinâ yadhlimûn
Timbangan pada hari itu (menjadi ukuran) kebenaran. Siapa yang berat timbangan (kebaikan)-nya, mereka itulah orang yang beruntung. Siapa yang ringan timbangan (kebaikan)-nya, mereka itulah orang yang telah merugikan dirinya sendiri karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.
QS 40:17

Ruh bermakna Firman Allah

QS Asy Syura (42) : 52 | Tafsir
wa kadzâlika auḫainâ ilaika rûḫam min amrinâ, mâ kunta tadrî mal-kitâbu wa lal-îmânu wa lâkin ja‘alnâhu nûran nahdî bihî man nasyâ'u min ‘ibâdinâ, wa innaka latahdî ilâ shirâthim mustaqîm
Demikianlah Kami mewahyukan kepadamu (Nabi Muhammad) rūh (Al-Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Qur’an) dan apakah iman itu, tetapi Kami menjadikannya (Al-Qur’an) cahaya yang dengannya Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Sesungguhnya engkau benar-benar membimbing (manusia) ke jalan yang lurus,

QS Gafir (40) : 15 | Tafsir
rafî‘ud-darajâti dzul-‘arsy, yulqir-rûḫa min amrihî ‘alâ may yasyâ'u min ‘ibâdihî liyundzira yaumat-talâq
(Dialah) Yang Mahatinggi derajat-Nya, yang memiliki ʻArasy, yang menurunkan wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya agar memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (hari Kiamat).

QS An Nahl (16) : 2 | Tafsir
yunazzilul-malâ'ikata bir-rûḫi min amrihî ‘alâ may yasyâ'u min ‘ibâdihî an andzirû annahû lâ ilâha illâ ana fattaqûn
Dia menurunkan para malaikat membawa wahyu atas perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu (dengan berfirman), “Peringatkanlah (hamba-hamba-Ku) bahwa tidak ada tuhan selain Aku. Maka, bertakwalah kepada-Ku.”

Isa Almasih

Titik Beda
Tafsir Ibnu Katsir - QS An Nissa (4) : 171 | Teks
Isa was not the word. Rather, `Isa came to existence because of the word.

Kisah Para Nabi

Adam: QS 7:189-190
Musa: Musa berbicara langsung dengan Allah: QS 7:143, 4:164 (Dan kepada Musa, Allah berfirman langsung), 2:253

Perjumpaan Islam, Kristen dan Yahudi

Penggunaan Nama Allah di Yahudi dan Nasrani Arab
QS Al Hajj (22) : 40 | Tafsir | Leksikon
alladzîna ukhrijû min diyârihim bighairi ḫaqqin illâ ay yaqûlû rabbunallâh, walau lâ daf‘ullâhin-nâsa ba‘dlahum biba‘dlil lahuddimat shawâmi‘u wa biya‘uw wa shalawâtuw wa masâjidu yudzkaru fîhasmullâhi katsîrâ, wa layanshurannallâhu may yanshuruh, innallâha laqawiyyun ‘azîz
(Yaitu) orang-orang yang diusir dari kampung halamannya, tanpa alasan yang benar hanya karena mereka berkata, “Tuhan kami adalah Allah.” Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentu telah dirobohkan biara-biara, gereja-gereja, sinagoge-sinagoge, dan masjid-masjid yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sungguh, Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuat lagi Mahaperkasa.

Nasrani Abbysinia
QS Al Maidah (5) : 82 | Tafsir
latajidanna asyaddan-nâsi ‘adâwatal lilladzîna âmanul-yahûda walladzîna asyrakû, wa latajidanna aqrabahum mawaddatal lilladzîna âmanulladzîna qâlû innâ nashârâ, dzâlika bi'anna min-hum qissîsîna wa ruhbânaw wa annahum lâ yastakbirûn
Pasti akan engkau dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Pasti akan engkau dapati pula orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya kami adalah orang Nasrani.” Hal itu karena di antara mereka terdapat para pendeta dan rahib, juga karena mereka tidak menyombongkan diri.

QS Ali Imran (3) : 199 | Tafsir
wa inna min ahlil-kitâbi lamay yu'minu billâhi wa mâ unzila ilaikum wa mâ unzila ilaihim khâsyi‘îna lillâhi lâ yasytarûna bi'âyâtillâhi tsamanang qalîlâ, ulâ'ika lahum ajruhum ‘inda rabbihim, innallâha sarî‘ul-ḫisâb
Sesungguhnya di antara Ahlulkitab ada yang beriman kepada Allah dan pada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka. Mereka berendah hati kepada Allah dan tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga murah. Mereka itu memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah Mahacepat perhitungan-Nya.

Eskatologi

Ru'yatullah
QS Al Fajr (89) : 21-22 | Tafsir
kallâ idzâ dukkatil-ardlu dakkan dakkâ wa jâ'a rabbuka wal-malaku shaffan shaffâ
Jangan sekali-kali begitu! Apabila bumi diguncangkan berturut-turut (berbenturan), Tuhanmu datang, begitu pula para malaikat (yang datang) berbaris-baris,

QS Al Qiyamah (75) : 22-23 | Tafsir
wujûhuy yauma'idzin nâdlirah ilâ rabbihâ nâdhirah Wajah-wajah (orang mukmin) pada hari itu berseri-seri (karena) memandang Tuhannya.

Kebangkitan Orang Mati
QS At Takwir (81) : 7 | Tafsir
wa idzan-nufûsu zuwwijat
apabila roh-roh dipertemukan (dengan tubuh),

QS 40:17, 3:185

Penciptaan Ulang Langit dan Bumi
QS Al Anbiya (21) : 104 | Tafsir
yauma nathwis-samâ'a kathayyis-sijilli lil-kutub, kamâ bada'nâ awwala khalqin nu‘îduh, wa‘dan ‘alainâ, innâ kunnâ fâ‘ilîn
(Ingatlah) hari ketika Kami menggulung langit seperti (halnya) gulungan lembaran-lembaran catatan. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya lagi. (Itu adalah) janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kami akan melaksanakannya.

QS Ibrahim (14) : 48 | Tafsir
yauma tubaddalul-ardlu ghairal-ardli was-samâwâtu wa barazû lillâhil-wâḫidil-qahhâr
(yaitu) hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit. Mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa lagi Mahaperkasa.

Contoh
QS ... | Tafsir
XXX
Contoh
QS ... | Tafsir
XXX

QS ... | Tafsir
XXXX

Posting Komentar